Jualah diri Anda setinggi mungkin

24 May 2010

Ayo dipilih-dipilihjeng, mangganya manis nih asli dari Probolinggo.” Teriakan khas para pedagang sudah tidak asing lagi kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari entah di kota besar maupun pelosok dusun nan asri.

Apapun istilahnya, baik pedagang, penjual, salesman, tengkulak, marketing, account executive maupun account representantive seakan membius kita akan profesi satu ini. Etos kerja mereka yang pantang menyerah dan mampu bertahan diketatnya persaingan membuat kita selalu takjub dan kadang iri dikalakeb erhasilan merenggut keuntungan nan aduhai. Mungkin dibandingkan dengan kita yang rata-rata sudah terpuaskan bekerja dibelakang meja dengan pakaian yang necis dan wangi pada perusahaan yang bonafied. Syukur-syukur perusahaan nasional, multi nasional, joint venture dengan asing atau BUMN.

Suatu kondisi yang saling bertolak belakang. Mereka dengan mudahnya mendapatkan pertumbuhan pendapatan sementara kita yang pekerja kantoran selalu dihantui hara-harap cemas dikala hari sudah menginjak minggu kedua. Biasalah nasib orang kantoran yang bingung dengan menipisnya jatah gaji bulanan yang mereka terima. Syukur-syukur tiap tahun ada kenaikan gaji sebesar10%. Itu pun kalau naiknya sebesar itu. Kalau hanya sebesar Rp 50.000-Rp 100.000.Wah bisa-bisa buat menekan dampak inflasi tahunan saja masih defisit. Belum lagi ketambahan pengeluaran yang terus membengkak. Bagi yang masih bujangan tentulah tidak terlalu berpengaruh. Nah yang sudah berkeluarga ini mesti harus sering mengeluarkan jurus gingkang,main babat sana babat sini.

So, apa kita mesti beralih profesi seperti mereka yang tiap pagi buta sudah disibukan berkelana dari satu pasar induk ke pasar kagetan yanglain. Tentu tidak, karena kita adalah pribadi yang unik. Tidak semua orang mau bersusah payah seperti itu. Ada sebagian yang memilih berkutat “dibalik selimut” sambil mendekap “guling hidup” hehe. Disini saya hendak menyampaikan bahwa masing-masing dari diri kita seyogyanya memiliki kemampuan menjual diri. Entah itu tersembunyi di ujung diri kita maupun dipojokan pikiran kita. Sayangnya, kemampuan bawah sadar tersebut kurang kita gali dan ungkapkan ke permukaan. Jadinya hanya sebagaian kecil saja yang menyembul.

“Bagaimana dongkiatnya biar bisa jadi seller tanpa harus meninggalkan pekerjaan sekarang.”

Penulis : Pandora a.k.a Wiwied

Selengkapnya baca di

Yamaha-Friends

karena artikelnya rodok abot tak kasih gambar bonus ben seger maneh🙂

mau lagi ?

14 Responses to “Jualah diri Anda setinggi mungkin”

  1. Shark Says:

    ck..ck..ck tambahah pusing….🙂

  2. eltr/kentung Says:

    Kadang saya merasa ngiri dgn para teman2 semua…karna kebanyakan pda kerja di kantoran yg sudah biasa kalau sabtu minggu mesti libur lha..saya gak ada liburanya blas…biasanya liburnya cuma 5 hari dlm setaun(lebaran 1-5) tapi memang rezeki saya ada di situ jadi saya sangat syukuri…..


  3. hohohoo…. Shark… Aku yo melu mumet…. Amargo nyawang gambare… Jyan ra nguwati…..
    @kang kentumg: podo kang aku ngojek malah ga ono libure hahahahahahahahaha…

  4. Bonsai Biker Says:

    wah ngeri MD mau jual diri, hayo pengumuman sapa merasaalay MD Mau jual diri nih

  5. eltr/kentung Says:

    @bonsai
    satpan warung remang remang wkakakaka

  6. eltr/kentung Says:

    lha…comenku kok ilang…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: